Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

Kabupaten Sukabumi Bentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana, Sekda: Momentum Perkuat Kolaborasi

Skintific

Sukabumi, Jawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) sebagai langkah strategis memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di daerah. Forum ini diluncurkan dalam sebuah kegiatan resmi yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga kemanusiaan, akademisi, serta perwakilan masyarakat.

Momentum Penting untuk Kebersamaan

Sekda Kabupaten Sukabumi dalam sambutannya menekankan bahwa pembentukan Forum PRB menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengurangi risiko bencana. Menurutnya, wilayah Sukabumi memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, mulai dari gempa bumi, longsor, banjir, hingga bencana hidrometeorologi lainnya.

Skintific

“Forum ini hadir untuk menyatukan langkah kita semua. Pengurangan risiko bencana tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi antara akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat. Inilah saatnya kita bergerak bersama,” ujar Sekda.

Peran Strategis Forum PRB

Forum PRB Kabupaten Sukabumi nantinya berperan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, sekaligus advokasi kebijakan terkait penanggulangan bencana. Forum ini juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat melalui edukasi dan pelatihan, sehingga masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam mitigasi bencana.

Pengurangan Risiko Bencana
Pengurangan Risiko Bencana

Baca juga: Pemdes Bojongjengkol Tinjau Proyek Pembangunan di Sejumlah Titik

Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi menambahkan bahwa forum akan mengawal implementasi program pengurangan risiko bencana hingga ke tingkat desa. “Kita ingin memastikan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak hanya slogan, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Keterlibatan Masyarakat dan Dunia Usaha

Selain pemerintah daerah, forum ini juga melibatkan unsur masyarakat sipil, relawan, serta dunia usaha. Kehadiran mereka dianggap penting untuk memberikan kontribusi nyata, baik dalam bentuk pendanaan, teknologi, maupun dukungan logistik saat terjadi bencana.

“Partisipasi masyarakat sangat krusial. Tanpa keterlibatan mereka, program pengurangan risiko bencana tidak akan berjalan maksimal,” ujar salah seorang aktivis kebencanaan yang turut hadir dalam peresmian forum.

Harapan untuk Masa Depan

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap keberadaan Forum PRB ini dapat memperkuat posisi Sukabumi sebagai daerah yang tangguh bencana. Upaya kolaboratif ini juga sejalan dengan target nasional dalam mengurangi kerentanan serta mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami berharap forum ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar bekerja nyata di lapangan. Mari kita jadikan Sukabumi lebih siap dan lebih kuat menghadapi segala potensi bencana,” pungkas Sekda.

Penutup

Dengan terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Sukabumi, diharapkan koordinasi antar pemangku kepentingan semakin solid. Forum ini bukan hanya sekadar wadah diskusi, tetapi menjadi motor penggerak aksi nyata dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Ke depan, masyarakat Sukabumi diharapkan semakin sadar, tanggap, dan resilien terhadap berbagai ancaman bencana.

Skintific