Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

Gerakan Pangan Murah Digelar di Kecamatan Warungkiara, Sukabumi

Skintific

Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Warungkiara, Senin (1/9/2025), dan disambut antusias warga yang memadati lokasi sejak pagi.

Antusiasme Warga Sambut GPM

Sejak dibuka, ratusan warga Warungkiara sudah terlihat mengantre untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Sejumlah komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, telur ayam, cabai, hingga bawang merah.

Skintific

Salah seorang warga, Siti (38), mengaku senang dengan adanya program ini karena sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
“Alhamdulillah, harga beras dan minyak lebih murah dibanding di pasar. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan, terutama menjelang musim sekolah dan hari besar,” ujarnya.

Upaya Tekan Inflasi Daerah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa GPM merupakan instrumen pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan harga.
“Gerakan Pangan Murah ini bagian dari strategi menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung program nasional pengendalian inflasi,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah daerah rutin menggelar GPM di berbagai kecamatan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara merata, terutama mereka yang berada di wilayah pedesaan.

Gerakan Pangan Murah
Gerakan Pangan Murah

Baca juga: Pemdes Cikujang Evakuasi IRT Diduga Alami Gangguan Jiwa ke RSUD R. Syamsudin, SH Sukabumi

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Kegiatan GPM di Warungkiara melibatkan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Perum Bulog, pelaku usaha, serta kelompok tani lokal. Berbagai komoditas dipasok langsung dari petani dan distributor, sehingga harga yang ditawarkan bisa lebih rendah dari harga pasaran.

Camat Warungkiara menyebut, keberadaan GPM sekaligus menjadi sarana mempertemukan petani dengan konsumen secara langsung.
“Selain membantu masyarakat mendapatkan harga murah, kegiatan ini juga membuka peluang pasar bagi hasil pertanian lokal,” ungkapnya.

Harapan Keberlanjutan Program

Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan GPM sebagai program berkelanjutan, terutama di momen-momen penting seperti bulan puasa, Idulfitri, dan menjelang akhir tahun, di mana harga kebutuhan pokok biasanya cenderung meningkat.

“Yang terpenting, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga stabil dan terjangkau. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan, sehingga benar-benar membantu meringankan beban masyarakat kecil,” tutur salah satu tokoh masyarakat Warungkiara.

Gerakan Pangan Murah di Warungkiara tidak hanya menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan, tetapi juga menjadi bukti sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat demi terciptanya ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

Skintific