Sukabumi – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang digelar secara virtual pada Senin (4/9). Rakor tersebut membahas isu strategis nasional, terutama pengendalian inflasi daerah serta percepatan program pengentasan kemiskinan.
Fokus pada Pengendalian Inflasi
Dalam arahannya, Mendagri menekankan bahwa inflasi masih menjadi tantangan utama bagi pemerintah daerah. Fluktuasi harga pangan dan energi dinilai sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, sehingga pemerintah daerah diminta untuk sigap mengantisipasi.
“Pemerintah daerah harus aktif melakukan operasi pasar, gerakan pangan murah, hingga menjaga ketersediaan bahan pokok di lapangan. Jangan sampai masyarakat kesulitan memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Tito Karnavian.
Sekda Sukabumi menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menindaklanjuti instruksi tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas sektor akan diperkuat agar pengendalian inflasi bisa dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.
Strategi Pengentasan Kemiskinan
Selain inflasi, isu pengentasan kemiskinan juga menjadi topik penting dalam rakor. Pemerintah pusat meminta daerah lebih proaktif dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem melalui program pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial tepat sasaran, serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan.
Ade Suryaman menyampaikan, Pemkab Sukabumi telah merancang berbagai strategi, mulai dari pemberdayaan UMKM, peningkatan keterampilan tenaga kerja, hingga program bantuan bagi keluarga tidak mampu.
“Pengentasan kemiskinan membutuhkan sinergi semua pihak. Tidak bisa hanya pemerintah daerah, tetapi juga perlu dukungan pemerintah pusat, dunia usaha, hingga masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: DPRD Kota Sukabumi Acungi Jempol Kolaborasi Dishub dan PWI
Komitmen Pemkab Sukabumi
Lebih lanjut, Sekda Kabupaten Sukabumi menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Ia menilai, rakor dengan Mendagri menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan daerah agar selaras dengan program nasional.
“Kami akan menindaklanjuti hasil rakor ini dengan rapat teknis di tingkat kabupaten. Tujuannya agar program pengendalian inflasi dan pengentasan kemiskinan bisa segera diimplementasikan secara nyata di lapangan,” tambah Ade.
Harapan untuk Stabilitas Daerah
Masyarakat menaruh harapan besar agar hasil rakor ini membawa dampak positif bagi kondisi ekonomi di Kabupaten Sukabumi. Pengendalian inflasi yang efektif diharapkan mampu menjaga kestabilan harga, sementara program pengentasan kemiskinan bisa memberikan jalan keluar bagi keluarga miskin untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Kalau harga-harga bisa stabil, beban masyarakat tentu akan lebih ringan. Dan kalau program pengentasan kemiskinan tepat sasaran, pasti ada perubahan signifikan di kehidupan warga miskin,” ujar Dedi, salah seorang warga Cisaat.
Penutup
Partisipasi Sekda Kabupaten Sukabumi dalam rakor bersama Mendagri menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam menghadapi persoalan inflasi dan kemiskinan. Dengan sinergi kebijakan yang baik, diharapkan Kabupaten Sukabumi mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.





