Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

Hari Jadi Ke-155, Kabupaten Sukabumi Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa

Skintific

Sukabumi – Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Jadi ke-155 dengan menggelar rangkaian kegiatan religius berupa doa bersama dan zikir akbar. Acara yang digelar di Pendopo Sukabumi pada Rabu (3/9/2025) itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Selain untuk memperingati hari lahir Kabupaten Sukabumi, kegiatan ini juga dipersembahkan sebagai wujud doa bagi keselamatan bangsa dan persatuan masyarakat Indonesia.

Suasana Penuh Kekhidmatan

Sejak sore hari, ratusan jamaah dari berbagai elemen masyarakat mulai memadati area pendopo. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, hingga perwakilan organisasi masyarakat.

Skintific

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama setempat. Suasana hening dan khusyuk terasa saat seluruh hadirin menundukkan kepala, memanjatkan harapan agar Kabupaten Sukabumi dan Indonesia senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

Doa untuk Bangsa dan Daerah

Bupati Sukabumi dalam sambutannya menegaskan bahwa doa bersama ini bukan hanya ritual seremonial, tetapi juga simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan daerah.

“Peringatan Hari Jadi ke-155 ini kita jadikan momentum untuk bermunajat, agar bangsa ini dijauhkan dari segala bencana dan perpecahan. Kita berdoa agar Sukabumi semakin maju, masyarakatnya sejahtera, serta Indonesia senantiasa diberi keselamatan,” ujar Bupati.

Gelar Doa Bersama
Gelar Doa Bersama

Baca juga: Misteri Kematian AR di Sukabumi: Dugaan Penganiayaan di Balik Duka Keluarga

Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam pembangunan daerah. Menurutnya, doa bersama akan lebih bermakna jika diiringi kerja nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Simbol Persatuan dan Kerukunan

Doa bersama ini juga dihadiri lintas agama. Perwakilan dari umat Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha turut menyampaikan doa dengan cara masing-masing. Hal ini menjadi cerminan nyata bahwa Sukabumi menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasinya atas inisiatif pemerintah daerah. “Inilah wujud nyata persatuan. Kita berbeda keyakinan, tetapi satu tujuan: mendoakan keselamatan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Rangkaian Peringatan Hari Jadi

Selain doa bersama, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 juga diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pameran pembangunan daerah, festival seni budaya, hingga bakti sosial. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat menggerakkan partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap tanah kelahiran.

“Peringatan hari jadi bukan sekadar nostalgia, tetapi momentum evaluasi dan motivasi untuk membangun Sukabumi lebih baik di masa depan,” kata Sekda Kabupaten Sukabumi.

Harapan ke Depan

Momen doa bersama ini ditutup dengan shalawat bersama dan pemberian santunan bagi anak yatim. Suasana penuh haru mewarnai akhir acara, sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak boleh melupakan sisi kemanusiaan.

Melalui peringatan ini, Pemkab Sukabumi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat rasa persaudaraan, menjaga kondusivitas daerah, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan.

“Doa kita hari ini adalah kekuatan moral untuk menghadapi tantangan masa depan. Semoga dengan kebersamaan, Sukabumi semakin kokoh sebagai daerah yang maju, religius, dan berdaya saing,” pungkas Bupati.

Penutup

Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi bukan hanya perayaan usia, tetapi juga refleksi perjalanan panjang daerah ini. Doa bersama untuk keselamatan bangsa menjadi simbol bahwa masyarakat Sukabumi siap menjaga persatuan dan bekerja sama demi kemajuan bersama.

Skintific